Tas Kain Blacu, Praktis serta Ramah Lingkungan

Kesempatan Usaha - Gosip pemanasan global Tas Undangan nyatanya tidak cuma jadi ancaman tetapi juga berikan kesempatan usaha untuk beberapa orang kreatif. Buktinya, karena gosip itu beragam product yang berkonotasi ramah lingkungan mulai membanjiri market. Tas dari kain blacu satu diantaranya. Russanti Lubis
Mulai sejak Al Gore, Wakil Presiden Amerika Serikat masa Bill Clinton, melemparkan gosip global warming serta keluar dalam An Inconvenient Truth, film dokumenter yang mencapai penghargaan Academy Award th. 2006, banyak pihak menangapinya dengan bermacam langkah. Salah satunya, dengan melindungi kelestarian alam serta kebersihan lingkungan. Langkahnya, dengan memakai beberapa produk yang ramah lingkungan. Keadaan itu, di tangkap dengan manis oleh beberapa pebisnis, dengan menghasilkan beragam barang yang berkonotasi ramah lingkungan.

Diantara demikian banyak product ramah lingkungan yang saat ini bermunculan, salah nya ialah tas jinjing. Tas yang memiliki bentuk tidak jauh lain dengan tas plastik itu, belakangan ini mulai banyak dijinjing atau disandang beberapa karyawati, yang bekerja di perkantoran di lokasi elit Jakarta. Beberapa dari tas berwarna-warni serta bermotif kulit jeruk yang mereka jinjing itu, juga di produksi oleh perusahaan-perusahan tas yang sudah memunyai nama. Hingga, otomatis brand sang produsen mengangkat derajat tas, yang peranannya sama juga dengan tas kresek itu.

Hal tersebut menyebabkan pertanyan, apakah beberapa wanita yang membawa tas itu, menginginkan mengesankan jadi beberapa orang yang ikut berperan serta melindungi lingkungan? Atau cuma karna gengsi serta ikuti trend mengingat tas-tas itu di buat oleh produsen tas besar? Terlebih, kenyataannya, walau mempunyai bentuk yang sama, namun tidak semuanya tas yang berkonotasi ramah lingkungan itu terbuat berbahan yang ramah lingkungan juga. Sebagian salah satunya, terbuat berbahan semi sintetis (kombinasi kain dengan plastik, red.). Dalam makna, unsur kainnya bisa hancur kurun waktu relatif cepat, namun tidak dengan unsur plastiknya. Beda perihal, dengan tas pembungkus belanjaan yang di keluarkan oleh The Body Shop, umpamanya, yang memiliki bahan basic tepung tapioka.

Terkait dengan trend yang tengah berjalan, Toni Wijaya, produsen tas taraf rumahan yang dibuat pada th. 2007, menghasilkan tas memiliki bahan kain blacu. “Saya memakai kain blacu karna, pertama, bahan dasarnya yaitu kapas. Ke-2, kain ini berbentuk fleksibel. Dalam makna, gampang dibuat jadi jenis apa sajakah serta di beri hiasan apapun. Selain itu, belum juga banyak produsen tas yang berkonotasi ramah lingkungan, memakai kain blacu jadi bahan dasarnya, ” kata Toni, yang menamai produknya Cool City Bags.

Tetapi, Toni meneruskan, harga beli bahan baku serta cost produksi tas dari kain blacu ini lebih mahal. Hingga, harga jualnya juga mahal, Rp25 ribu/buah. Imbasnya, masih tetap belum juga beberapa orang Indonesia yang ingin beli tas seperti ini, yang sesungguhnya peranannya sama juga dengan tas kresek. Memanglah bila dibanding dengan tas kresek, dengan harga yang sama, Anda dapat peroleh beberapa puluh tas kresek. Terlebih, diliat dari peranannya, tas dari kain blacu itu sama juga dengan tas-tas biasanya, termasuk juga tas kresek, yakni sebatas untuk membawa barang.

Komentar

  1. Thanks for sharing.. Butuh bahankain blacu berkualitas dengan harga murah untuk membuat tas blacu.. Kunjungi toko kain online kami dan dapatkan penawaran menarik lainnya.. Regards : Fitinline..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goody Bag Ulang Tahun Anak Beragam Pilihan

Panduan Pilih Pembuat Tas Ransel Perusahaan Profesional